Kamis, 21 Mei 2009

Menelan Malam

" Aku sering merasa muak dan bosan
Menunggu matahari bangkit dari tidur
Malam terasa panjang dan tak berarti
Sementra mimpi membawa pikiran makin kusut..."

Sebait sengaja aku kutip dari miliknya
Ebiet G ade, aku kira pas sekali melukiskan apa yang malam ini aku rasakan, dengan ditemani secangkir teh dan lirih suara tembang dari komputerku, aku sedikit ingin mengeluarkan apa yang sering "menggangggu" tidur malam dan pikiranku.
Betapa tidak? Malam- malam yg dulu selalu aku habiskan dengan isteriku tapi kini aku lumat dan telan malam itu kedalam "
perutku" sendiri, bahkan tidak jarang juga aku merasa hampir tidak sanggup dan hampir kalah walaupun dengan lidah yg menjulur panjang akhirnya malam demi malam habis "kutelan" satu persatu.
Bukan karena sombong atau ego yg tinggi ku habiskan semuanya, tetapi memang inilah kenyataan yg harus aku lakukan meskipun sering juga menyangkut "ditenggorokanku" dan berapa lagi yg harus ku paksa masuk dalam perut kehidupanku.

Wajah, tingkah dan kebiasaannya kentara jelas dalam ingatan normalku...
Tarikan nafas, eraman serta lembut tangannya menyeka keringat diwajahku masih aku jadikan sebagai rindu...
Cintanya selalu aku simpan dalam tempat yang merah diantara tubuhku...
Doanya acap kali menyertai setiap langkahku...


Selasa, 19 Mei 2009

Hari Bahagiaku Tak 100%

Rabu, 4 Februari 2009 selang dua hari setelah umurku baru menginjak 27 tahun, adalah hari dimana aku mengucapkan sumpah sakral untuk mengakhiri masa lajangku, ya.. hari itulah kami melangsungkan perkawinan. Kami bahagia karena selama sekian tahun kami saling cinta, saling suka bisa bersatu dalam ikatan suci.

Ada satu hal yang kurang mambuat aku bahagia, yaitu saat dimana saudara dan teman-temanku hadir menyaksikan hari "bersejarahku" justru Ayahku (tidak satu rumah karena bercerai dgn ibu) sendiri tidak ada diantara kebahagiaan kami. Jujur, sesaat setelah aku mengikrarkan kalimah suci, air mataku turut tak terbendung karenanya.

Pertanyaan dan kecewa menjadi awan hitam dihari kebahagiaanku.